Setiap Bulannya Servasius Mampu Jual Minyak Kutus Kutus Sebanyak 175.000 Botol

Selama ini kisah hidup Servasius Bambang Pranoto seorang pria berusua 65 tahun hidupnya naik turun seperti jet coaster. Tetapi sejak tahun 2011 dirinya mendapatkan ide untuk membuat minyak kesehatan herbal alamiah, yang sejak tahun 2012 minyak yang diberi nama kutus kutus itu setiap bulannya memiliki omset lebih dari 40 miliar rupiah. Servasius mengatakan didalam sebulannya dirinya mampu jual minyak kutus kutus hingga sebanyak 175.000 botol yang dibandrol dengan harga perbotolnya itu Rp. 230.000. Beliau merupakan seorang seniman dan juga pencipta musik, dan bahkan dirinya pernah menjabat sebagai Manager kantor pusat perusahaan elektronik terkenal di Belanda yaitu Philips. Servasius merupakan lulusan Universitas Satyawacana Salatiga yang sebelumnya pernah menjadi eksekutif top dunia di Philips. Tetapi selama 12 tahun hidupnya sempat mengalami hidup yang penuh dengan penderitaan karena sejak tahun 2002 terkena dampak bom teror Bali. Selama 12 tahun itu dari pertapaannya di Semeda dirinya akhirnya mendapatkan ide membuat minyak bagi kesehatan.

Servasius Mampu Jual Minyak Kutus Kutus Hingga Kebeberapa Negara

Awal dibuatnya minyak kutus kutus itu adalah pada saat dirinya jatuh di parit parit hingga berobat ke dokter dan disarankan untuk begini begitu untuk bisa sembuh. Tetapi dirinya berusaha untuk membuat racikan sendiri yang dibuatnya dari banyak unsur alamiah tumbuhan di Bali, dan ramuan yang dibuatnya itu berhasil menyembuhkan lukanya. Setelah itu dirinya memberikan minyak ramuannya kepada teman temannya, dan mereka juga dapat disembuhkan. Sejak saat itulah ditahun 2011 pesanan minyak yang belum diberi nama itu semakin banyak. Suatu saat ketika dirinya sedang berpergian, diakuinya adanya seseorang yang tidak dikenalnya menepuk dari belakang dan mengatakan “Selesaikan minyakmu dan beri nama minyak Kutus Kutus”. Sejak saat itulah dirinya menyelidiki arti dari kata kutus kutus, dan mulailah dipakai nama kutus kutus itu untuk minyak ramuannya sejak tahun 2012, sekarang di Indonesia minyak ini meledak dan banyak digunakan orang orang. Servasius mengatakan minyak yang dibuatnya itu tidak ada kaitannya dengan sebuah minyak yang terkenal di Bali atau minyak yang lainnya. Dan bahkan dirinya mengakui jika minyak yang dibuatnya itu sekarang telah dipaluskan oleh 12 brand kurang lebih yang mirip dan meniru ramuan minyak yang dibuatnya. Tetapi dirinya tidak terlalu mempermasalahkan selama minyak minyak tiruan itu tidak menggunakan kutus kutus. Sekarang ini Servasius mampu jual minyak kutus kutus hingga kebeberapa negara seperti Inggris, Belanda, Perancis, Hongkong, Amerika Serikat, dan yang lainnya.

Blibli Tempat Jual Minyak Kutus Kutus Secara Online

Untuk jual minyak kutus kutus ini Servasius tidak memasang iklan di media nasional, karena dengan hanya secara lokal di Bali saja sudah bisa menyebar dengan luasnya. Juga tidak menggunakan mini market sebagai tempat penjulaannya, karena dirinya ingin menghidupkan distributornya sendiri. Sebenarnya diproduksinya minyak ini tidak hanya untuk penjualan semata tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan para distributornya yang asalnya tidak mempunyai apa apa menjadi manusia yang bisa bangkit kembali dan setelah berhasil menjual minyak tersebut akan memiliki sesuatu. Sehingga tidak heran omset penjualannya mampu mencapai hingga 175.000 botol didalam setiap bulannya. Tetapi sekarang kamu bisa membeli minyak kutus kutus ini di blibli yang akan memberikan banyak keuntungan. Salah satu keuntungannya adalah tidak akan dipungutnya biaya ongkos kirim untuk wilayah pengiriman Indonesia atau gratis.